Selasa, 24 Januari 2012

gaya kepang nge-TREN lagi

Kiri ke kanan, model kepang Perancis, bulat sisi samping, dan fishtail.

KOMPAS.com - Tahun ini, gaya kepang kembali menjadi pilihan sejumlah selebriti di karpet merah. Diane Kruger, Emily Blunt, Kate Hudson, Kate Bosworth, Nicole Richie, Jessica Alba, dan Sienna Miller, adalah beberapa selebriti yang memamerkan gaya kepang ini. Ada tiga gaya kepang yang tampaknya jadi favorit mereka. Bagi Anda yang berambut pendek dan penasaran ingin mencoba gaya ini, hair extension menjadi solusinya.

Kepang Perancis
Kepang Perancis mengadopsi gaya kepang anak sekolahan. Kepang model ini terbilang gaya dasar, jadi jika ingin mengeksplorasi gaya kepang lain yang lebih kompleks, kuasai lebih dahulu gaya kepang Perancis ini.

Stylist Barbara McMillan mengajarkan caranya. Mulai dengan rambut bagian depan atas, lalu pisahkan menjadi tiga bagian kecil. Lalu mulailah melakukan anyaman membuat pola kepangan standar. Jangan terlalu pedulikan soal kerapian, yang penting pola kepang terlihat bentuknya. Jika masih bingung dengan caranya, Anda bisa mencari tutorial di YouTube, katanya.

Kepang bulat sisi samping
Cara membuat kepang sama seperti kepang perancis, hanya saja posisinya berada di dekat telinga dan dibuat bentuk melingkar. Karena posisinya berada di belakang telinga, Anda perlu mengandalkan rambut di bagian bawah daripada di bagian atas seperti pada kepang Perancis.

Kepang fishtail
Membuat gaya kepang fishtail membutuhkan banyak latihan karena caranya lebih rumit. Ambil seluruh rambut ke satu sisi, misalnya ke sisi samping telinga, lalu pisahkan menjadi dua kuncir besar. Lalu ambil rambut halus dari bagian belakang dekat leher dan lipat ke arah depan kunciran pertama, tahan dengan jari Anda. Lalu ambil lagi rambut halus dari bagian belakang dekat leher, lipat ke arah depan kunciran kedua. Lakukan cara ini terus-menerus hingga kepang menutupi kedua kunciran tadi.

Selasa, 17 Januari 2012

6 Manfaat Menjomblo

Kehidupan para lajang selalu diremehkan. Padahal ketika lajang, kita bisa menari gila-gilaan, menggoda teman kampus yang imut dan kalau diajak pergi keluar negeri — selama uang tidak masalah — kenapa tidak?

Ternyata kehidupan melajang bukan hanya lebih menyenangkan, tapi juga meningkatkan kesehatan. Jadi jangan sedih kalau kamu masih melajang. Senyumlah, karena ini manfaat melajang!

Keuangan lebih kuat
Menikah memang dapat mengurangi biaya sehari-hari, tetapi acara perkawinan itu sendiri memakan banyak biaya. Biaya pernikahan di Inggris rata-rata sebesar 18.500 pounds (Rp 262 juta). Tidak hanya biaya pernikahan yang tinggi, biaya perceraian juga tinggi. Di Inggris besarnya 13.000 pounds (Rp 184 juta).

Apakah ada pengaruhnya terhadap kesehatan? Tentu saja. Orang makmur hidup lebih sehat sepanjang hidupnya, dan mereka hidup lebih lama daripada mereka yang berasal dari kelas ekonomi rendah.

Tubuh lebih sehat
Tampaknya jika kita menikah, kita tidak hanya mendapatkan pasangan tapi juga berat badan ekstra. Sebuah jajak pendapat menunjukkan, hanya 27 persen orang dewasa yang mampu melakukan aktivitas fisik sebanyak 150 menit setiap pekan seperti yang dianjurkan. Dari 27 persen itu, sebagian besar telah menikah. Menurut peneliti AS, 46 persen dari 5.000 orang yang berpartisipasi dalam penelitian tersebut naik 9 kg setelah menikah.

Namun berat badan pria tidak terlalu terpengaruh. Berbeda dengan wanita, berat badan pria justru meningkat ketika bercerai.

Lebih banyak teman
Meninggalkan temanmu untuk sebuah makan malam romantis adalah tanda yang paling jelas dari hubungan yang serius. Walaupun begitu, pertemanan adalah hal yang paling berharga. Sebuah penelitian di Australia yang dilakukan selama 10 tahun menemukan, orang tua yang punya banyak teman hidup lebih lama daripada mereka yang temannya sedikit. Para peneliti Harvard juga menemukan, ikatan sosial yang kuat mampu meningkatkan kesehatan otak seiring berjalannya usia.

Ada lagi penelitian yang membuktikan, mereka yang punya hubungan sosial yang tinggi 50 persen hidup lama. Jadi teman bukan hanya untuk sekedar berbagi rahasia dan berkaraoke bersama.

Jarang bertengkar
Berteriak memaki pasanganmu hingga serak sangat tidak menyenangkan. Banyak risiko kesehatan yang diakibatkan oleh berkelahi dengan orang yang dicintai. Penelitian terbaru menunjukkan, stres pernikahan bisa berdampak buruk bagi jantung. Stres pernikahan juga mempunyai dampak yang lebih buruk bagi wanita dibandingkan pria. Wanita yang memendam emosinya saat bertengkar empat kali mati lebih cepat daripada mereka yang blak-blakan.

Porsi makan lebih kecil
Dongeng selalu bercerita tentang perempuan yang bertemu dengan pria, jatuh cinta, menikah dan hidup bahagia selamanya. Apa yang tidak diceritakan dalam dongeng adalah ketika kita menikah, kita akan makan sebanyak porsi pria dan makanan-makanan berkalori lainnya.

Lebih cepat sembuh
Ternyata menjadi lajang dan jarang bertengkar berpengaruh bagus terhadap kekebalan tubuh. Penelitian yang dilakukan di AS menemukan, luka pada pasangan yang memiliki banyak tekanan pernikahan sembuh lebih lama daripada mereka yang sedikit bertengkar.


dari :  http://id.she.yahoo.com/6-manfaat-menjomblo.html